Hari raya idul Qurban 1427 H

Hari raya idul Qurban 1427 H

Kegitan Rutin ini yang dilaksanakan dalam memperingati sejarah pengorbanan seorang ayah yang sangat cinta pada Allah SWT. yang telah lama menanti datangnya seorang anak dan ketika anaknya di lahirkan ia harus merelakan kepergian anaknya untuk disembelih di sebuah bukit dengan tangan nya sendiri .

Bagaimanakah perasaan seorang Ayah dan seorang Ibu yang telah lama menanti kehadiaran buah hati dan mereka harus merelakan kehilangan buah hati yang dinanti. Dan bagai mana pula perasaan seorang anak yang masih muda belia Ia rela dan patuh pada perintah Allah dan meninggalkan semua angan dan cita nya. Tapi ini adalah hidup, untuk menggapai bintang di angkasa tidak hanya diam dan menanti tapi kita harus berusaha, tabah dan butuh pengorbanan dalam menjalaninya untuk membuktikan ketaatan dan kencitaan padan Sang maha Pecinta.

Kegitan ini Rohis Ikrina Bekerjasama dengan OSIS SMAN 6 Tangerang, kegiatan berjalan dengan baik. Kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 22 Desember 2007 bersamaan dengan Pengambilan raport hasil belajar semester satu namun karena ada suatu hal jadi kegiatan ini dialihkan pada hari jum’at tangggal 21 Desember 2007 / 2 dzulhijah 1427 H.

Karena kegiatan ini berlangsung pada penghulu hari yang pada siang harinya dilaksanakan shalat jum’at kami harus bekerja keras dalam menyelesaikan kegiatan tersebut. Pagi yang indah membuat diriku ingin mengawali dengan banyak berbuat banyak amal baik. Jadi, sebelum berangkat saya bilang pada anak Rohis untuk bawa alat seprti pisau dan sejenisnya.

Ketika sampai di sekolah ku lihat mentari bersinar ceria seceria anak-anak kelas X Osis yang datang lebih awal, dan di sana ku lihat seorang anak Rohis akhwat yang sedang asyik memainkan Handphone Gengamnya. Karena kulihat jiwa angin menerpa sanubari ini ku keliling sekolah seolah mencari peluang untuk berbuat kebaikan. Ku lihat kiri kanan pengurus sekolah dan kantin sibuk untuk mempersiapkan pwmotongan hewan kurban. Akhirnya dapat tugas juga untuk membersihkan Aula kantin bersama beberapa anak Osis, disiram-siram eh baru disapu terbalik deh. Setelah itu datanglah para panitia baik dari Rohis maupun Osis yang telahh siap dengan segala macam alat tempur untuk memotong, menebas, dan menguliti daging kambing dan kerbau tersebut.

Well, Akhirnya Mulai deh pemotongan 2 sapi dan 1 kambing. Sapi pertama di potong dengan perasaan yang suka bercampur duka karena kasihan liat sapinya di potong. Uniknya ketika kambing yang di potong para hadirin yang melihat malah seneng karena Kambingnya lepas dan kabur kesana-kemari. Ayo mau kabur kemana si kambing hitam ini? Nanti juga kamu di potong juga. Selesai pemotongan dan pembagian daging kami para ikhwan bersiap untuk menunaikan shalat jumat di masjid dekat jalan besar, perlahan kami (anak Rohis dan Osis) berjalan menyusuri jalan yang tiap langkahnya dosa di hapuskan, diangkat satu derajat dan banyak manfaat lainnya jika kita berada di jalan yang lurus yaitu jalan yang Allah Ridhai bukan jalan Allah Murkai. Eh ada yang ketinggalan Akhwatnya lagi beberbenah untuk makan siang tuh.. Wassalam..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.