Rihla ke Bogor, 24 Desember 2007
By: Ahmad Fakri syaukhani
Rihla (jalan-jalan) ini yang berlangsung menjelang tahun baru Miladiyah ini begitu mengesankan dan penuh kenangan baik suka maupun duka. Suatu hari terdapat niat alias planing untuk sejenak bertafakur akan Keagungan sang pencipta Alam. Niat tersebut di realisasikan dengan Rihla ke Masjid Dian al-mahri atau yang lebih di kenal dengan masjid Kuba eMas. Next day rencana Tersebut diubah kerena suatu kendala. So, dengan tekad kuat, hati yakin dan semua tak ubah karena Allah swt. Rencana di alokasikan ke suatu tempat yang baik untuk edukasi yaitu Kandang Jurang Doang yang di miliki seorang artist yaitu Dik Doang. Di tempat tersebut rencana akan dilaksanakan pelantiakan sekaligus Outbond di sana. Akhirnya kita sadari kita hanya seorang Hamba yang cuma bisa berbuat rencana dan berusaha alhasil jadi rencana pergi ke sana gagal karena beberapa kendala teknis.
Suatu hari di sela-sela matahari siang pembina Rohis Bu Ejeh memberitahukan bahwa “anak Rohis mau ikut gabung sama Hipalita dan Pramuka kemping ke Cibubur menginap sehari-semalam atau tiga hari(kalo ga salah), Dan jika mau ikut gabung saja pada rapat persiapan kemping pada hari sabtu“ kepada saya. Kemuidian esok hari saya meberitahukan kepada anak Rohis dan kemudian kebanyakan dari mereka tidak setuju karena alasan tidak di izinkan orang tua, (yah d batalin lagi deh jalan-jalannya).
Angin terus saja berhembus mencari matahari yang hilang di pagi ini. Daun yang rindang mengayuh melayang seolah berusaha agar tidak jatuh ke tanah. Suatu malam yang dingin berhambur melokul air dua orang sahabat mengendarai sebuah sepeda motor melaju ke rumah pembina Rohis yaitu Rumah Bu Ejeh zaitun untuk menanyakan suatu hadan kemudian muncul ide bagus dari bu Ejeh “untuk lebih meningkatkan ukhuwah islamiyah kita bagiamana Rihla ke Rumah Ibu aja di Bogor disana banyak tempat wisata seperti Goa gudawang dan air terjun? Selain itu diasana biayanya lebih murah karena menginap di rumah Ibu dan bisa terkontrol” lalu kami berdua menyetujui asalkan anak-anak bahagia kita pun bahagia. Lalu esok hari diumumkan bagi yang mau ikut Rihla hanya membawa Uang sebesar 50000 rupiah serta seizin Ortu pastinya tujuan ke Bogor pada hari Senin 24 Desember 2007.